Sebuah Catatan dari Karya Suci

Tak jarang rakyat kecil hanya bisa mengemis, apakah lantaran mereka tidak bekerja, bukan itu alsannya melinkan bagian dan hak mereka diambil oleh sebagian orang yang mementingkan diri sendiri, tidak lain dialah seorang koruptor dimana dia hanya bisa tertawa diatas penderitaan orang-orang.

Keberadaan mereka bukan hanya merugikan Negara secara global ternyata pembagian tempat dan peluang kerja sudah menjadi tempat dan sasaran mereka, agar budaya koruptor terus mengakar pada penerus dan pengikutnya.

Kita lihat dari kasus-kasus kerjasama skandal gayus yang berkembang ternyata pengerjaan koruptor tentu tidak sendirian mereka membentuk tim professional. Baik permasalahan lain tragedy century yang berkembang merupakan tragedy Negara Indonesia dan kalangan elit pemerintah lantas rakyat bawah,, koruptornya pakek apa,,!!

Kalo emang budaya koruptor ini mau dikembang biakkan silahkan atur mainnya saja. Rakyat bawah mau menjalankan asal pembagiannya merata dengan gaya koruptor yang terjaring dengan hitungan Triliun/Miliyar/ juta.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: