Sebuah Catatan dari Karya Suci

Bisnis

Kembali ke bisnis.

Pikiran ini hanya satu tak tahu arah tapi tau tempat berpijak oleh karena itu dari kebosenan sebuah tempat terlahir ide bisnis yang cukup menggiurkan, walaupun keuntungannya belum jelas tapi setidaknya saya telah menjadi sosok pembantu bagi mereka untuk menambah penghasilan, hayo pilih mana duduk 3 jam mendapat Rp. 3000 saja dengan duduk 3 jam mendapat Rp. 3.000.000, tentu kita akan tergiur degan angka yang tiggi, oleh karena itu keberadaan bisnis disini bukanlah MLM ataupun pemanfaatan lainnya tapi hanya memanfaatkan kemampuan orang disekitar untuk saling bekerjasama mencapai kesuksesan, begitu pun juga dengan tujuan kita bersama, ide tersebut banyak kalangan yang saya tawari mau bahakan ingin segera, maka dari itu, perputaran barang juga dihasilkan dari keuntungan penjualan yang dihasilkan mereka. Pengaturannya lebih rumit dari pada penjualannya, terlebih-lebih gaya pemasaran yang bersaing keras dipasaran membuat penghasilan dan strategi harus berubah-ubah hingga menemukan titik keuntungan yang muthlak.

Sekali lagi bisnis itu menjamin asalkan kita konsisten dan tetap melayani rekan kerja sebagi teman sebaya, penuh pengertian dan perasaan dengan harapan mereka kerja lebih rajin dan ulet. Tak satupun mereka menolak walau pun banyak tapi kemauannya keras, kerjasama disini sedikit berbeda dengan kerjasama perusahaan titip jual merupakan gaya pemasaran bagi mereka yang memiliki kepercayaan kuat terhadap penjual tersebut.

Perjalanan itu begitu panjang tapi lelahku tak pernah mengeluh semua diam tertib terkadang yang muncul adalah doa istiqomah itu sendiri dimana perbuatan di tuntut untuk berkelanjutan demi kesejahteraan bersama. Lantaran otak ini harus selalu bekerja dan memberikan manfaat buat orang lain yang membutuhkan kenapa tidak kita bersikap dan membantu mereka. Maka kedepannya kita hanya mengharapkan kesempurnaan itu sendiri.

Aturan mainnya hanyalah kita diam tapi kita dapat uang.

Dasarnya sangat susah menanamkan kepercayaan pada orang yang tak dikenal tapi kekhawatiran itu mudah hilang setelah kita tepis dengan ungkapan, akan datang kepercayaan setelah engkau mengenalnya, maka sembari mengenal penulis langsung pada inti kerjasama itu sendiri dengan bantuan barang-barang jualan yang akan dia lempar kembali pada konsumen-konsumennya.

stateginya hanya mudah saja: cukup merangkul pedagang lainnya untuk kerjasama bareng tanpa memikirkan keuntungan yang banyak.

Indahnya jikalau mimpi-mimpi ini terwujud dan wajib berkembang,besar layaknya khayalan-khayalan yang muncul dipikiranku. Semoga Allah merestui tindakanku ini semua, amien,,.AP.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: