Sebuah Catatan dari Karya Suci


Seringkali insomniaku kambuh dan rasanya badanku kurang fit untuk beraktifitas kenyataan yang ada sering membuat kubingung dengan insomnia tersebut, setiap hari sudah kupaksa tidur lebih cepat tapi tetap tidak bisa bahkan kadang dalam satu malam  hanya bisa memejamkan mata dan memikirkan hal-hal yang ingin atau belum dilakukan. Walupun itu masih mimpi serta angan-angan tapi pikiran sebelum tidur selalu muncul bahkan sampai berkepanjangan hingga besok harinya.

Kuluangkan banyak waktu akhir-akhir ini untuk berpikir dan menunggu ide yang datang, tentu datangnya tidak bisa terdisiplin karena ide yang hanya melintas dipikiran kita tersebut bisa menjadi ide yang cemerlang berbeda dengan ide yang membutuhkan waktu lama untuk memikirkannya. Tapi itu semua terkagantung pada konsep pengembangan ide tersebut.

Lantas ide dan pikiran apakah yang selalu membuat pikiranku dan anganku bermimpi indah kedepan?. Tidak lain hanya sebatas bisnis dan persoalan keseharian, itu pun masih sebagian terkadang ditambah lagi dengan kegiatan-kegitan yang tak terduga seperti ada musibah yang tidak bisa kita hindari.

Penyakit insomnia ini sering menyerang kalangan mahasiswa yang hidupnya kurang memiliki kesibukan malam, walaupun kebanyakan dari mereka yang terkadang tidak tidur dalam satu malam dengan alasan ada tugas dadakan dari dosennya, membuat harus begadang atau system kebut semalam, kami menyebutnya system SKS.

Hari terus berganti tentu tidak dengan kebiasaan burukku dimana malam menjadi siang dan paginya menjadi malam lantas penulis hanya bisa menikmatin keindahan matahari hanya sebatas siang dan sore, belum lagi kesehatan yang terganggu akibat sering begadang. Hal demikian menjadi pengaruh besar bagi penikmat dan penggila game atapun PS maniak. Ditiap ruko dan toko penyewaan PS selalu penuh dan buka sampai 24 jam non-stop sungguh kegiatan yang membosankan.

Tidak cukup dengan hal itu penyebab insomnia yang paling berpengaruh sebenarnya adalah karena ada permasalahan yang belum tuntas sehingga menjadi beban pikiran. Dan buruknya pikiran itu selalu berkembang tanpa ada batasan waktu itu sendiri.

Kekuranga-kekurangan ini membuat penulis susah untuk melengkapi dan berolahraga pada pagi hari, apa mungkin akan ada cerita baru bahwa didunia ini akan terbagi menjadi satu waktu dan satu kehidupan asing sebagai contoh malam menjadi siang dan siang mejadi malam. Kemiripan ini samahalnya dengan hewan kelelawar yang hidup atau berkeliaran pada malam hari.

Tubuhpun mulai kurus dan mata menjadi cekung dengan warna hitam seolah-olah seperti anak nakal yang kerjaannya memakai barang terlarang, tapi itu bukan aku karena malam bagiku adalah waktunya para dewa ide datang membisikkan ceritanya dan keindahannya kemudian kutorehkan dalam karya tulisan. Seorang temenpun kaget melihat perubahanku yang seperti ini seolah hidup tidak wajar dan tidak teratur, baginya kerugian lebih banyak didapat ketika kita sering begadang dari pada keuntungannya. Saran tersebut sebenarnya sebuah masukan besar, dan lagi-lagi yang menjadi kendala disini adalah insomnia yang selalu berkembang dalam otak pikiranku.

Penulis pun sadar hal demikian tidak boleh menjadi permasalahan dalam topic pembahasan ini begitupun adanya insomnia bukan alasan yang tepat untuk tidak bisa tidur walaupun terkadang kita sudah memaksakannya karena trik dan tip untuk bisa tidur dengan cepat, pertama kita harus lelah fisik, itupun solusi diluar konteks kebiasaan seseorang. Kedua tidak adanya aktifitas malam, jadi ada pengkhususan dalam waktu istirahat malam. ketiga Makan yang banyak sehingga membuat kita gampang ngantuk dan tertidur.  Dan terakhir pikiran kita tenang, alasan ini lah yang paling berpengaruh ketika kita mau tidur.

Adapun mimpi buruk dan baik bisa dipengaruhi dari pikiran kita sebelum tidur, salah satu contohnya kita terpikir takut dengan ular tapi itu menjadi beban pikiran yang sangat mendalam sehingga pada mimpi kita pun ada wujud ularnya. Pengaruh disini terbukti dalam pikiran dan otak kita yang masih bekerja walaupun fisiknya sudah tertidur pulas.

Bagi penulis mimpi itu adalah bumbu hias tidur itu sendiri. Selain kita istirahat tapi kita bisa bermimpi dan bertemu ataupun jalan-jalan ketempat lain tanpa harus ada dengan tubuh kita. Siapapun bisa bermimpi dan tidak ada larangan yang mengikat dalam bermimpi. Perdebatan disini yang menjadi unik kenapa setiap bermimpi tragis ataupun mimpi berkelahi tubuh kita terasa berat untuk melakukan pembelaan diri. Salah satunya penulis mimpi di kejar preman pasar tapi penulis justru kalah cepet larinya dengan mereka. Padahal buktinya saya mampu berlari dengan kekuatan dan kecepatan yang jauh dari itu. jawaban inilah yang belum muncul dalam pikiran penulis.

Kembali ke insomnia, penyakit disini mudah terjadi kalau perut kita lapar, dan minuman kopi itu bisa menjadi pengaruh kecil untuk tidak tidur pada malam hari. Kebanyakan dari kita yang begadang merupakan penikmat kopi tapi jangan lupa bagi temen-temen yang sering begadang banyak-banyaklah minum air putih supaya kesehatan kita tidak mudah terganggu dan tidak ambeyen karena kelamaan duduk.AP(6)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: